AWAN UNGU
Diposting oleh
Asmal
on Rabu, 25 April 2012
Awan ungu itu kembali mengingatkanku akan kesedihanmu.
Telpon berdering dan tak salah perkiraanku.
Kesedihan sedang ada padamu.
Rasanya ingin sekali ku menyeka air matamu dan memberikan pundak untuk sandaranmu.
Namun itu hanya harapan kosong. Yang aku ingin kau kuat menghadapinya.
Dengarkan aku....
Semua kejadian yang menimpa hidupmu itu, hanya cara Allah untuk membuatmu menjadi manusia yang tak rapuh. Satu hal yang harus kau tau bahwa tak selamanya hidup itu susah dan menderita.
Seperti matahari dan bulan, seperti siang dan malam yang terus silih berganti dan ada dengan manfaatnya masing-masing. Matahari yang memberikan kita sebuah gambaran kehidupan yang cerah dan bulan yang memberikan ketenangan di sepinya malam.
Begitu pula dengan hidupmu ....
Tak ada satupun kebahagiaan yang di lalui tanpa kesedihan.
Mungkin satu kata dariku tak berarti apa-apa untuk hidupmu, tapi aku berharap itu akan menjadi kata terindah yang dapat menenangkan hatimu.
Aku tak ingin mendengar suaramu yang bercampur dengan isakan tangis air mata.
Karena di sisi lain, separuh jiwaku pun ikut merasakan kepedihanmu.
Tersenyumlah ,,,
Disaat orang lain tak ada untukmu.
Aku di sini,, akan selalu berusaha ada untukmu...
Walau jarak dan tempat yang memisahkan kita.

0 komentar:
Posting Komentar