RSS

Laman

Tuhan Aku Menyayanginya


Sayang . . .andai ku bisa hapus kegelisahan dan lukamu ,Merangkulmu dan menyemangatimu,Memberi senyuman terindah yang kupunya .

Sayang . .Lihatlah ku disiniKu menangis karna kamu pun menangis,Usaplah air matamuBeritahu mereka kau mampu menghadapi pedihnya dunia .

#Pray .''tuhan,sayangi dia,Cintai dia,rangkulah dia,berilah dia kekuatan,karna kutak mmpu melakukannya .mafkan aku yang tak selalu bisa menghapus air matanya,dan mewarnai hidupnya,

Tapi dari hati kecilku,Aku menyayanginya .Octarina Fatwa Nurani <3  'my sister




KASIH SAYANG ABADI


Jika suatu saat nanti aku pergi,
aku hanya ingin kamu tetap mengingat dan menyayangiku.
dan jika akhirnya itu terjadi,
kenanglah aku dalam ingatan terindahmu.
Ingatlah saat ku tersenyum,
saat tertawa,
saat membuatmu tertawa
dan saat membuatmu bersedih.

Betapa beratnya ku menopang ini,
mengingat dalam kalbu,
dan akhirnya ku hanya menyimpan semua dalam serpihan angan-angan.

Aku hanya ingin kamu tahu, saat bersamamu itulah saat terbahagia dalam hidupku.
Saat kau tersenyum, itulah saat terindah ku melihatmu.

Jangan teteskan air matamu,
Walau hanya setetes, saat ku pergi !
Tetaplah tersenyum
Karena saat kau bahagia, di saat itulah akupun bahagia
Simpan air matamu untukku
Aku sayang kamu...

Jika nanti kita bertemu, 
Peluklah aku
Karena tidak selamanya kita bertemu. 
Jika kamu merindukan aku, 
ingatlah raut wajahku yang tersenyum saat bersamamu. 
Anggaplah aku berada di sampingmu, menghapus rindu dan kesedihanmu. 
Aku sayang kamu, namun aku tidak bisa tetap bersamamu. 

Jagalah dirimu, 
Jagalah langkahmu, 
Karena hanya dari hati dan air mataku, aku mengawasimu. 

Aku di sini selalu menyayangi dan merindukanmu, 
dan rasa itu takkan pernah hilang. 

Air mataku adalah saat hujan turun. 
Terkadang aku iri pada hujan, mereka selalu bisa bersama setiap waktu. 
Saat mereka membasahi bumi, merekapun bersama. 
Namun aku tak bisa terus bersamamu, 
SELAMANYA ...


AWAN UNGU


Awan ungu itu kembali mengingatkanku akan kesedihanmu.
Telpon berdering dan tak salah perkiraanku. 
Kesedihan sedang ada padamu.
Rasanya ingin sekali ku menyeka air matamu dan memberikan pundak untuk sandaranmu.
Namun itu hanya harapan kosong. Yang aku ingin kau kuat menghadapinya.
Dengarkan aku....
Semua kejadian yang menimpa hidupmu itu, hanya cara Allah untuk membuatmu menjadi manusia yang tak rapuh. Satu hal yang harus kau tau bahwa tak selamanya hidup itu susah dan menderita.
Seperti matahari dan bulan, seperti siang dan malam yang terus silih berganti dan ada dengan manfaatnya masing-masing. Matahari yang memberikan kita sebuah gambaran kehidupan yang cerah dan bulan yang memberikan ketenangan di sepinya malam.
Begitu pula dengan hidupmu ....
Tak ada satupun kebahagiaan yang di lalui tanpa kesedihan.
Mungkin satu kata dariku tak berarti apa-apa untuk hidupmu, tapi aku berharap itu akan menjadi kata terindah yang dapat menenangkan hatimu.
Aku tak ingin mendengar suaramu yang bercampur dengan isakan tangis air mata.
Karena di sisi lain, separuh jiwaku pun ikut merasakan kepedihanmu.

Tersenyumlah ,,,
Disaat orang lain tak ada untukmu.
Aku di sini,, akan selalu berusaha ada untukmu...
Walau jarak dan tempat yang memisahkan kita.



ENTAH !

Kembali lagi ku torehkan luapan emosi ke dalam untaian kalimat-kalimat ini.
Entah harus kemana lagi ku melakukannya, setelah ku tumpahkan keluh kesalku pada-Nya.
Kisah masa silamku yang masih terus berlanjut hingga kini. Sampai sekarangpun kisah-kisah pahit itu masih terus menimpaku. Entah apa kesalahanku pada orang itu. Hingga sampai sekarang kita masih sering dipertemukan. Walau aku sempat mencoba lari dan menjauh, maksudku agar tidak terjadi perselisihan ini terus menerus. Tapi entah mengapa kita selalu di takdirkan untuk bertemu.Terkadang aku sempat menyesali semua ini. Mengapa di setiap organisasi yang aku naungi, selalu ada dia. Apa ini memang cara Allah untuk merubah hidupku menjadi lebih baik, agar tidak ada permusuhan ??
Entahlah !!!
Sampai detik ini aku coba menerka-nerka apa kesalahanku pada dirinya. Tapi di saat aku mulai memikirkannya, seakan-akan semua permasalahan ini tak menyalahkanku. Aku mencoba untuk bersikap biasa, walau rasanya hati ini PERIH mendengar semua sindiran dan perkataan pahitnya. Sejauh ini aku mencoba untuk bersabar. Tapi entah sampai kapan kesabaranku ini tertanam dalam dada.
Ingin sekali ku menyelesaikan semua problema ini, walau akhirnya pasti akan berakhir permusuhan. 
Sejauh ini aku akan tetap coba bertahan dengan keadaan seperti ini. Karena aku tahu semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang pula angin yang menerpanya,,,
Itulah yang membuatku kuat dan tetap berpikir jernih hingga detik ini.

because I BELIEVE....
ALLAH MA'ANA
Thank to Allah :)

HEART


Hati....
Siapa yang mengetahui isi hati seseorang ?
Siapa yang bisa menyelami seberapa dalam dari hati seseorang ?
Bila kita melihat seseorang tersenyum apakah dia benar-benar bahagia ?
Bila seseorang menangis apakah itu berarti dia sedang bersedih ?
Apakah seperti itu kenyataannya ?

Hati, tidak ada seseorangpun yang mampu menebak dengan pasti dalamnya hati bahkan kita sendiri, kadang tidak bisa memahami apa yang ada di dalam hati.

Apa yang terlihat di luar belum tentu itu tercermin di dalam hati, bukan berarti munafik tapi kadang orang lain tidak perlu tahu apa yang sebenarnya kita rasakan saat itu, bila kita bahagia tidak perlu kita perlihatkan kebahagiaan itu secara berlebihan kepada orang lain, ketika kita bersedih tidak perlu mereka mengetahui seberapa sakit apa yang menumpa kita hingga membuat kita bersedih. Begitu juga ketika hati kita merasa jengkel, jangan sampai orang lain kena getahnya. Cukuplah kita sendiri yang menegtahuinya dan Allah lah tempat kita menumpahkan segala rasa yang ada di hati, hanya Allah tempat kita curhat, tempat kita berserah diri. "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung."
Saat ini di suatu tempat ada hati yang begitu bahagia, seolah ia ingin tersenyum setiap saat. Iya, di sana ada hati yang berbunga-bunga karena akan memiliki apa yang sangat dia harapkan selama ini, dia sedang mempersiapakan hari besar dalam hidupnya. Saya bisa membayangkan betapa hatinya di penuhi dengan kebahagiaan, kesenangan dan suka cita. Tapi sebaliknya, di sini ada hati yang terluka karenanya, sedih karena kabahagiaan yang di rasakan olehnya. Tahukah dia bahwa hati saya sakit di saat dia justru merasakan kebahagiaan yang sempurna ?
Tahukah dia bahwa saya ingin menangis, justru ketika dia tersenyum dan tertawa ?

Emh, dalamnya hati siapa yang tahu ?
Senyum saya masih ada, tawa saya kadang masih terlihat dan canda itu juga masih kuberikan kepada setiap orang di dekat saya, tidak ada yang tahu bahwa dibalik apa yang mereka lihat dari mimik wajah & tingkah laku saya sebenarnya sedang terluka, saya ingin menangis saat itu, tidak ada yang tahu tentang itu. Hanya Allah dan saya yang mengetahui dalamnya hati saya. Hanya Allah tempat saya mengembalikan semua rasa didalam hati, hanya Allah pengobat sakit & lara hati ini. Hanya dengan mengingat Allah lah saya berusaha menenangkan hati ini ketika kebahagiaan seseorang merenggut kebahagiaan saya, ketika tidak ada seseorangpun yang memahami dalamnya hati saya.
Subhanallah walhamdulillah walaillahaillallah wallahuakbar walahaulawalaquwatailabillah, rangkaian kalimat ini yang membasahi bibir saya, menggetarkan hati yang sedang saya tata kembali, menemani butiran air yang menetes dari kelopak mata saya, berharap setelah ini akan baik-baik saja.

Seperti halnya sabda Rasulullah
"Perbanyaklah membaca La Haula Wala Quwwata illa billah karena sesungguhnya bacaan ini adalah obat bagi 99 penyakit, yang mana penyakit paling ringan adalah kabimbangan. 

Ya Rabb...
Semua datangnya dari engkau dan semua akan kambali kepada Engkau, maka hamba serahkan semua rasa ini kepada-Mu

Ya Rabb...
Kuatkanlah hamba menghadapi setiap ujian yang Engkau berikan, ikhlaskanlah hati hamba untuk menerima setiap takdir yang Engkau tuliskan kepada hamba.

Hanya Engkau Ya Rabb yang menetahui dengan benar dalamnya hati saya maka hamba mohon tuntunlah diri ini untuk tetap berada dalam kebenaran-Mu. Amin.